Batam, 3 September 2026 — Pondok Pesantren dan MTs Al Ukhuwah
kembali menghadirkan momentum penuh keberkahan melalui kegiatan Istighosah, Doa
Bersama, dan Tausiah yang dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026. Kegiatan
ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama keluarga besar Al Ukhuwah untuk
senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperkuat keimanan, serta
memohon perlindungan dan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh
kekhusyukan. Para santri, ustadz dan ustadzah, serta keluarga besar Pondok
Pesantren dan MTs Al Ukhuwah bersama-sama mengikuti rangkaian dzikir,
istighosah, doa, dan tausiah keagamaan.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, istighosah menjadi ruang
untuk melakukan muhasabah sekaligus memperkuat ikatan spiritual seluruh
keluarga besar Al Ukhuwah. Melalui lantunan dzikir dan doa yang dipanjatkan
bersama, seluruh peserta memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan
ketenangan hati, kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta
keberkahan bagi pesantren, madrasah, para santri, guru, dan keluarga mereka.
Tausiah: Bekal Spiritual bagi Para Santri
Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan tausiah yang
disampaikan oleh Ketua MUI Kecamatan Sagulung, Ustadz Muh. Ali Mahrus, S.Pd.I.
Dalam tausiah tersebut, para santri mendapatkan berbagai
nasihat dan penguatan keagamaan yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam
menjalani kehidupan, baik selama berada di lingkungan pesantren maupun ketika
kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Nasihat keagamaan menjadi bagian penting dalam pendidikan
santri. Ilmu yang diperoleh di madrasah dan pesantren diharapkan tidak hanya
menambah wawasan, tetapi juga membentuk sikap, akhlak, dan kebiasaan baik dalam
kehidupan sehari-hari.
Momentum ini sekaligus mengingatkan para santri bahwa
perjalanan menuntut ilmu merupakan bagian dari ibadah. Karena itu, ilmu perlu
disertai dengan adab, keikhlasan, kesungguhan, serta ketakwaan kepada Allah
SWT.
Memperbanyak Dzikir dan Doa, Memohon Keberkahan Allah
Suasana semakin terasa syahdu ketika seluruh peserta
bersama-sama memperbanyak dzikir dan memanjatkan doa. Setiap doa menjadi bentuk
penghambaan sekaligus ikhtiar untuk menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan untukmu.”
(QS. Ghafir: 60)
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa seorang muslim
senantiasa memiliki tempat untuk memohon pertolongan. Dalam setiap kesulitan
maupun kemudahan, doa menjadi bagian penting dari perjalanan seorang hamba
dalam mendekatkan diri kepada Rabb-nya.
Melalui kegiatan istighosah dan doa bersama ini, keluarga
besar Al Ukhuwah berharap agar Allah SWT senantiasa menjaga seluruh santri,
memberikan kemudahan dalam menuntut ilmu, melindungi mereka dari berbagai
keburukan, serta menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai ilmu yang bermanfaat
dan penuh keberkahan.
Perpulangan Santri, Saatnya Kembali kepada Keluarga
Setelah rangkaian kegiatan selesai, para santri kemudian
melaksanakan perpulangan menuju keluarga masing-masing. Momen ini tentu menjadi
sesuatu yang dinantikan, karena menjadi kesempatan bagi para santri untuk
kembali berkumpul, berbagi cerita, serta melepas rindu bersama orang tua dan
keluarga.
Namun, perpulangan bukan berarti berhenti dari proses belajar
dan berbuat baik. Justru masa bersama keluarga menjadi kesempatan bagi para
santri untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah mereka pelajari di pesantren
dan madrasah.
Para santri diharapkan tetap menjaga ibadah, adab,
kedisiplinan, serta akhlak mulia selama berada di rumah. Nilai-nilai kebaikan
yang dibangun selama berada di lingkungan Al Ukhuwah hendaknya tetap dibawa dan
diamalkan di tengah keluarga maupun masyarakat.
Pesan untuk Santri Al Ukhuwah
Keluarga besar Pondok Pesantren dan MTs Al Ukhuwah berpesan
kepada seluruh santri agar memanfaatkan masa perpulangan dengan sebaik-baiknya.
Berkumpul bersama keluarga hendaknya menjadi sarana untuk mempererat kasih
sayang, meningkatkan bakti kepada orang tua, dan tetap menjaga semangat dalam
beribadah serta menuntut ilmu.
“Selamat berlibur, santri Al Ukhuwah. Jaga adab, jaga ibadah,
hormati dan bahagiakan orang tua, serta teruslah menjadi insan yang membawa
kebaikan di mana pun berada.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa identitas seorang
santri tidak hanya terlihat ketika mengenakan seragam atau berada di lingkungan
pesantren. Nilai-nilai kesantrian tercermin dari bagaimana seseorang menjaga
akhlak, tutur kata, ibadah, dan sikapnya dalam kehidupan sehari-hari.
Doa dan Harapan untuk Seluruh Keluarga Besar Al Ukhuwah
Kegiatan Istighosah, Doa Bersama, dan Tausiah ini menjadi
penutup yang penuh makna sebelum para santri kembali berkumpul bersama
keluarga. Di dalamnya terdapat doa, harapan, nasihat, sekaligus penguatan bahwa
pendidikan di Al Ukhuwah tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual,
tetapi juga pada pembentukan generasi yang beriman, beradab, dan memiliki
kepedulian terhadap sesama.
Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan kepada
seluruh santri Pondok Pesantren dan MTs Al Ukhuwah beserta keluarga mereka.
Semoga setiap langkah dalam menuntut ilmu diberikan kemudahan, setiap doa
dikabulkan, dan setiap kebaikan yang dilakukan menjadi amal saleh yang bernilai
di sisi Allah SWT.
Selamat menikmati waktu bersama keluarga, santri Al Ukhuwah.
Tetap jaga iman, jaga adab, jaga ibadah, dan jangan pernah berhenti menuntut
ilmu.
InsyaAllah, kita bertemu kembali dalam keadaan sehat, penuh
semangat, dan siap melanjutkan perjuangan menuntut ilmu serta menebarkan
kebaikan.
Pondok Pesantren dan MTs Al Ukhuwah
Mencetak Generasi Muslim yang Siap Menerima, Mengamalkan dan
Mendakwahkan Islam secara Kaffah